BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Pembelajaran ...-PDF Free Download

http://eprints.umm.ac.id/38368/3/BAB%20II.pdf

>>BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Pembelajaran ...-PDF Free Download Pdf [Fast DOWNLOAD]<<


Related Books

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Kepustakaan 1. Pengertian ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Kepustakaan 1. Pengertian ...

pemahaman matematis ialah kemampuan untuk menyerap pengertian suatu konsep matematika yang kemudian diubah ke dalam bentuk yang bermakna sehingga mampu diterapkan pada situasi lainnya yang lebih luas. 2) Indikator Pemahaman Matematis Menurut Maulana (2011) ada beberapa jenis pemahaman menurut beberapa ahli. Polya membagi kemampuan pemahaman ...

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Matematika 1. Pengertian Matematika

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Matematika 1. Pengertian Matematika

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, peneliti menyimpulkan bahwa matematika merupakan suatu ilmu pengetahuan yang pada hakikatnya bersifat abstrak. Matematika juga merupakan ilmu pengetahuan yang memiliki pola keteraturan yang berhubungan dengan ide, proses, dan penalaran. 2. Ciri-ciri Matematika

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori

menegasakan bahwa moral merupakan bagian dari penalaran. Maka iapun menamakannya dengan penalaran moral. b. Penalaran Moral Kohlberg (dalam Slavin, 2011) mendefinisikan penalaran moral sebagai penilaian nilai, penilaian , dan juga penilaian terhadap sosial kewajiban yang mengikat individu dalam melakukan suatu tindakan.

Continue Reading...
KAJIAN PUSTAKA A. Penalaran Moral 1. - Islamic University

KAJIAN PUSTAKA A. Penalaran Moral 1. - Islamic University

Penalaran moral lebih menekankan pada alasan suatu tindakan dilakukan, bukan hanya pada arti dari satu tindakan, sehingga dapat dinilai baik atau buruk tindakan tersebut (Setiono dalam Istaji, 2001:31). Penalaran moral dipandang sebagai suatu struktur bukan isi. Dengan demikian penalaran moral bukanlah pada apa yang baik atau yang buruk,

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori

kegiatan mengolah pengetahuan, pengalaman, pikiran serta ide atau gagasan ke dalam tulisan dengan tujuan dapat dipahami oleh pembaca. Kegiatan menulis dalam penelitian ini adalah merangkum buku nonfiksi. Merangkum buku adalah menjajikan isi buku dengan kata-kata sendiri, menyederhanakan isi buku menjadi lebih singkat dengan tetap mempertahankan pola urutan/sistematika buku itu (Saefudin, 2008 ...

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian yang Relevan

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian yang Relevan

rangkuman buku pengetahuan populer juga meningkat.Bagi guru hasil kerja guru semakin meningkat berkaitan dengan penggunaan strategi mind mapping dalam pembelajaran menulis rangkuman buku nonfiksi. Perbedaan antara penelitian inidengan skripsi Fatmahwati terdapat pada setting penelitian, subjek penelitian dan buku pengetahuan populer yang digunakan. Buku pengetahuan populer yang digunakan oleh ...

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. DESKRIPSI TEORI 1. a. Pengertian ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. DESKRIPSI TEORI 1. a. Pengertian ...

Perkembangan sosial hampir dipastikan juga perkembangan moral, sebab perilaku moral pada umumnya merupakan unsur fundamental dalam bertingkah laku sosial. Seorang siswa hanya akan mampu berperilaku sosial tertentu secara memadai apabila . ii i i i 2015. 10 . 10 menguasai pemikiran norma perilaku moral yang diperlukan untuk situasi tersebut. Berdasarkan teori perkembangan moral Piaget ...

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN HIPOTESIS

profitabilitas, likuiditas, dan nilai pasar pada perusahaan property dan realestate. 2.1.1.3 Pembanding Rasio Keuangan Analisis laporan keuangan tidak akan berarti apabila tidak ada pembandingnya. Data pembanding rasio keuangan mutlak ada sehingga dapat dilakukan perhitungan terhadap rasio yang dipilih. Dengan adanya data

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Homoseksualitas 1. Definisi ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Homoseksualitas 1. Definisi ...

Berdasarkan definisi dari penyimpangan perilaku seksual yang dikemukakan di atas maka dapat di identifikasikan bahwa salah satu bentuk- penyimpangan seksual yang dikategorikan tidak wajar adalah homoseksual.2Homoseksual merupakan ketertarikan seksual berupa disorientasi pasangan seksualnya.

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kawasan Pantai dan Pesisir

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kawasan Pantai dan Pesisir

Definisi logam berat yaitu gaya berat spesifik logam (lebih besar dari 4 atau 5), tempatnya pada Tabel Periodik, sebagai contoh, unsur-unsur dengan jumlah atom 22-23 dan 40-45, serta Lantanida dan Aktinida, dan tanggapan spesifik biokimiawi di dalam hewan dan tumbuhan (Murphy, 1981).

Continue Reading...
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Otitis Media Supuratif Kronik 2 ...

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Otitis Media Supuratif Kronik 2 ...

2.1 Otitis Media Supuratif Kronik 2.1.1 Definisi Otitis media supuratif kronik (OMSK) adalah stadium kronis dari infeksi telinga tengah dan mastoid yang muncul sebagai konsekuensi otitis media akut yang terjadi secara berulang atau karena penyakit lain maupun karena trauma. OMSK sering diikuti dengan perforasi membran timpani dan

Continue Reading...